Menanti Ganjar Pemimpin Yang Dekat Dengan Rakyat Bersama Program -Program nya Yang Simpel

Wartawan Goes Too Campus
Minggu, 07 Januari 2024 | Januari 07, 2024 WIB Last Updated 2024-01-07T03:04:44Z


QBeritakan.com - Sebetulnya gambaran pemimpin yang kita inginkan itu simpel: merakyat, program-programnya masuk akal dan langsung bisa dirasakan hingga lapisan terbawah. Fakta itu juga ditemukan Lembaga Arus Survei Indonesia dalam riset terbarunya, bahwa karakter pemimpin yang dekat dengan rakyat masih menempati urutan pertama yang paling banyak diidamkan dibanding karakter lainnya.

Dekat dengan rakyat artinya pemimpin itu siap menyelami dan menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat, juga siap menghirup udara yang dihirup rakyatnya.
Tak sulit kalau harus menilai siapa dari ketika kandidat yang paling mendekati harapan itu. Lihat saja intensitas dan cara ketiga capres dalam berinteraksi dengan masyarakat selama masa kampanye. Dari sana kita bisa menyimpulkan Ganjar Pranowo memang juaranya. 

Coba bandingkan dengan kandidat lain. Anies Baswedan misalnya, hari-hari kampanyenya lebih banyak di forum-forum formal, jarang sekali kita jumpai dia menyambangi dan berinteraksi dengan masyarakat bawah. Apalagi Prabowo Subianto. Sekalinya mencoba merakyat, mendatangi rumah warga miskin, malah ternyata setingan bahkan menuai polemik karena melibatkan aparat yang sampai meminta KTP warga. Belum lagi pembawaannya yang kaku, terlihat sangat kurang nyaman. 

Bagaimanapun karakter memang tidak bisa dibuat-buat, karena sesungguhnya itu sudah melebur dalam diri. Bukan sehari dua hari, tapi bertahun-tahun hingga jadi kebiasaan. Itulah yang bisa kita lihat pada diri Ganjar. Tak mengherankan jika interaksinya dengan rakyat begitu cair. Bisa bercanda, sampai pijat-pijatan segala. Kita memang bisa berpura-pura, tapi gestur selamanya tak bisa berbohong. Kedekatan itu hadir bukan hanya karena nyaman, namun juga karena pemimpin itu menaruh penghormatan yang besar pada rakyat, semua punya hak yang sama dan tidak membeda-bedakan.

Bayangkan, di hari pertama kampanye saja, Ganjar mengawalinya di wilayah terluar di Merauke. Ia ingin melihat langsung kondisi masalah yang ada disana. Dari kunjungan Ganjar itu, kita pun jadi dibukakan fakta bahwa ketimpangan sosial rupanya masih sangat menganga di negeri ini, termasuk dalam urusan kesehatan. 

Persoalan itulah yang Ganjar serap dan akan diselesaikan lewat programnya Satu Desa Satu Faskes Satu Nakes. Program itu pun kemudian menjadi sangat mendesak sebab rupanya masih banyak sekali desa yang belum tersentuh layanan faskes, sehingga saat berobat menjadi kerepotan tersendiri bagi masyarakatnya.

Tentu akan sangat panjang jika mencatat satu persatu kunjungan Ganjar di berbagai penjuru tanah air. Bahkan sehari kadang-kadang bisa tiga sampai empat kota disambangi. Seperti biasa, Ganjar mendengar dan menyerap aspirasi semua lapisan masyarakat di segala usia, dari berbagai macam kelompok profesi. Dengan mengetahui langsung akar permasalahan, kebijakan yang diambil pun akan lebih terukur dan tepat. Itulah yang tidak dimiliki kandidat lain. 

Dari interaksinya dengan petani misalnya, Ganjar mendengar sulitnya pupuk subsidi karena kuota nasional yang memang belum mencukupi. Ia pun langsung memberikan solusi, pertama menyelesaikan data petani, dan lalu membangun pabrik pupuk untuk mencukupi kebutuhan petani. 

Jujur, kadang-kadang aku memang heran dengan sosok satu ini, terutama staminanya yang luar biasa. Sebagai manusia biasa, sudah pasti Ganjar punya rasa lelah karena kesibukannya itu. Tapi sama sekali kita tidak melihat hal itu. Yang ada adalah keceriaan saat bersama masyarakat, menyerap aspirasi untuk kelak diselesaikannya. Aku tidak tahu persis apa rahasianya, tapi barangkali, itulah gambaran pemimpin yang benar-benar mau bekerja, sosok yang hari ini kita nanti-nantikan.

Oleh : Ario Subagyo

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menanti Ganjar Pemimpin Yang Dekat Dengan Rakyat Bersama Program -Program nya Yang Simpel

Trending Now