WANITA “WANI Dan TANGGUH” Sebuah Pemahaman | Prasetyo Budi

Notification

×

Iklan

Iklan

WANITA “WANI Dan TANGGUH” Sebuah Pemahaman | Prasetyo Budi

Selasa, 06 Desember 2022 | Desember 06, 2022 WIB Last Updated 2022-12-21T17:08:14Z
QBeritakan.com - Wanita atau perempuan dan laki-laki adalah istilah untuk membedakan jenis kelamin manusia,  “Wanita atau perempuan berasal dari bahasa sangsakerta  (Per, Empu dan  An) Per, memiliki arti mahluk, dan empu, yang berarti mulia, tuan, mahir.

Dengan demikian perempuan bisa dimaknai sebagai mahluk yang memiliki kemuliaan atau kemampuan. Perempuan memiliki organ Sistem reproduksi wanita yaitu ovarium, uterus, dan vagina, serta mampu menghasilkan sel gamet yang disebut sel telur. Perempuan juga memiliki kemampuan untuk menstruasi, Kehamilan, melahirkan anak, dan menyusui.

Istilah "perempuan" umumnya digunakan untuk manusia segala umur. Sebutan umum untuk orang dewasa berjenis kelamin perempuan disebut wanita. Sementara itu, istilah untuk Anak yang berjenis kelamin perempuan disebut "anak perempuan", "cewek", atau "gadis".

Di Indonesia, sapaan yang lebih sopan ataupun panggilan untuk wanita yang dihormati atau yang lebih tua adalah "ibu", atau sapaan-sapaan lainnya menurut bahasa daerah masing-masing wilayah. 

Itulah Sedikit diskripsi tentang Perempaun atau Wanita, Sudah Jelaskan Kalau Perempuan berasal dari bahasa sangsakerta yang artinya “Mahluk Yang Berhati mulia” Lain Halnya dengan yang akan Penulis Bahas yaitu “WANITA” Yang sudah dijelaskan diatas sebagai perempuan dewasa, Lalu perempuan dewasa itu diskripsinya seperti apa?, Simak baik – baik Istilah istilah dari beberapa sumber yang telah penulis rangkum dibawah ini supaya tidak gagal paham.

Istilah wanita diberikan kepada seseorang gadis yang telah mencapai usia tertentu pada masa perkembangannya yaitu pada usia memasuki tahap perkembangan dewasa yaitu usia 20-40 tahun.

Sedangkan seorang gadis yang masih berusia dibawah 20 tahun belum dapat dikatakan sebagai wanita (dewasa) tetapi disebut dengan anak usia belasan atau anak remaja sampai ia mencapai usia dewasa atau mencapai usia 21 tahun (Harlock,1990).

Semakin diakui bahwa transisi ke masa dewasa merupakan titik krisis dalam perjalanan hidup (Arnett,2000,2006). Memasuki masa dewasa sama sekali bukan hanya tentang kematangan fisik atau mencapai umur kronologis tertentu.

Sedangkan menurut Kartono (1992) bahwa seorang wanita harus memiliki
beberapa sifat khas kewanitaannya yang banyak dituntut dan disorot oleh masyarakat
luas antara lain: keindahan, kerendahan hati dan memelihara.

Sementara itu menurut Backer (1993) istilah wanita ditunjukkan untuk menyatakan seorang gadis yang telah matang secara emosi dan afeksi serta telah memiliki kebebasan untuk menentukan cita-cita dan tujuan hidupnya.

Menurut Shaqr (2006) wanita adalah salah satu dari dua jenis manusia yang diciptakan. Sebagai manusia, wanita juga diharapkan mampu menjalankan semua hak-hak dan kewajiban yang terlimpah kepadanya.Menurut Murad (dalam Ibrahim, 2005) mengatakan bahwa wanita adalah seorang manusia yang memiliki dorongan keibuan yang merupakan dorongan intinkif yang berhubungan erat dengan sejumlah kebutuhan organik dan fisiologis.ia sangat melindungi dan menyayangi anak-anaknya terutama yang masih kecil.

Menurut Ibraham (2005) mengatakan bahwa wanita adalah seorang manusia yang memiliki tendensi feminim yang mengandung daya tarik kecantikan.

Maka dapat disimpulkan bahwa wanita adalah seorang gadis mengandung daya tarik kecantikan dan memiliki sifat keibuan yang telah mencapai usia dewasa dan telah dapat memiliki kematangan secara emosi dan afeksi serta memiliki sifat- sifat khas kewanitaan.

Bagaimana sahabat Qberitakan? Sudah paham kan!. Nah sekarang Penulis akan mencoba melihat seorang wanita dari kacamata penulis, karna hasil penelitian penulis ini akan sangat mencengangkan dan mengagetkan dunia maya ataupun dunia fana, jiah…. Wkkwkwk, santai ya sob sambil ketawa tawa aja biar gak jenuh dan ngantuk.

Menurut Penulis WANITA itu berasal daru dua suku kata “WANI dan TA” dan itu gabungan dari bahasa jawa dan bahasa Indonesia.
“WANI (bahasa jawa) yang Artinya Berani”.
“TA Singkatan Dari Tangguh”.
“Jika digabung WANI – TA adalah mahluk yang Pemberani dan tangguh!”
Yuk kita lihat beberapa fakta untuk memperkuat kenapa Penulis mengartikan Wanita adalah mahluk yang pemberani dan tangguh.

Wanita sesuai dengan jenis kelaminnya, kodrat perempuan terkait dengan reproduksi, yaitu : hamil, melahirkan, dan menyusui. Hal ini yang tidak bisa dialihkan ke pihak lain (Laki-laki), hanya itu kodrat wanita. Wanita bisa melahirkan beberapa kali, bisa 1,2 3 4,5,6 bahkan lebih. Padahal melahirkan bukanlah hal yang mudah, melahirkan adalah prosesi yang sangat luarbiasa, tak sedikit wanita meregang nyawa demi melahirkan anak –anaknya, sekalipun itu resiko yang sangat tinggi sesuai dengan artinya Mahluk yang Pemberani dan Tangguh wanita tidak takut untuk menjalaninya berkali kali, nah ini tentu bukan hal yang sepele buat kita semua, hal yang sangat wajar dan tidak berlebihan jika penulis mengartikan hal diatas.

Saat membaca ini kalian sahabat QBeritakan mungkin bersama sahabat, atau keluarga, atau bahkan sama bapak sobat, nah kalau iya coba tanyakan pada Bokap kalian, hal yang terjadi sekali seumur hidup, yaitu Shunat atau di khitan, Coba Tanya Bokab kalian, Berami enggak sunat lagi atau dipotong anunya sekali lagi, halaaaah pasti bilang dengan sangat semangat “Enggak Mau” padahal itu Cuma sekali kan he he. Bayangkan dengan Wanita Hebat didekat kalian, Nyokab kalian yang telah melahirkan, menyusui, menggendong dan membesarkan kalian semua. He he he yang jelas kalah besar.

Pernah Melihat Senitron “Dunia Terbalik” Dunia Terbalik adalah program sinetron komedi religi yang mengangkat cerita tentang para suami yang ditinggalkan istrinya untuk bekerja di luar negeri.

Dunia Terbalik bercerita tentang Akum (Agus Kuncoro), Aceng (Sutan Simatupang), Idoy (Bembeng) dan satu musuh bebuyutan Aceng, Dadang (Indra Birowo). Mereka memiliki tugas mendidik anak serta mengurus urusan rumah tangga yang biasanya menjadi urusan para wanita. Sementara, istrinya yang menafkahi keluarga dengan bekerja keluar Negeri.

Sebanrnya taidak hanya disenetron, didunia nyatapun taidak usah jauh jauh, di kampung tempat saya tinggalpun, banyak wanita wanita yang berani mengadu nasib dinegeri orang, dengan meninggalkan anak dan suaminya bertahun tahun, menurut kalian bagaimana, jauh dari anak istri(buat laki laki) yang jelas itu adalah hal yang sangat berat. Wajarkan kalau penulis menyebutnya mereka adalah mahluk tuhan yang Pemberani dan Tangguh.

Wanita yang kadang Berani lapar demi anak-anak dan keluarganya kenyang, sementara dia kelaparan, wanita yang berani dan tetap tersenyum menghadapi semua cobaan hidup yang kadang sulit dan melelahkan. Kasih ibu hadir sepanjang masa. Bahkan tak akan terbalas oleh anak–anaknya, apa yang telah diberikan oleh ibu. Sosok yang terus ada dengan penuh kasih dan sayang menjaga anak–anak serta keluarganya. Betapa besar peranan seorang ibu dalam meng asihi dan mendidik anak-anaknya. Bahkan, bila diban dingkan dengan ayah, peran ibu jauh lebih besar dalam mendidik anak-anaknya.

Seperti yang telah ditegaskan Rasulullah SAW dalam ha dits nya yang berasal dari pertanyaan seorang sahabat. "Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini." Rasul menjawab, "Ibumu." Kemudian dia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Rasul menjawab, "Ibumu." "Kemudian lagi, ya Rasul," tanya orang itu. "Rasul menjawab, "Ibumu." Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; "Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?" "Bapakmu," jawab Rasulullah.

Dari hadits tersebut secara jelas, kita semua wajib menghor mati lebih tinggi sosok ibu di dunia ini. itulah pen ting nya setiap anak memberikan rasa hormat dan patuh ke pa da kedua orang tuanya, terutama ibunya. Sebab, kasih sa yang yang diberikan seorang ibu, melebihi sayangnya terha dap yang lain. Mereka rela berkorban segalanya demi si buah hati yang dicintainya. Mereka rela merasakan panasnya ma ta hari di siang hari, dan dingin di waktu malam, tanpa pernah lelah untuk melindungi anak–anak dan keluarganya.

Semua diberikan tanpa pamrih apapun kepada kita se mua. Ia menjadikan pangkuannya sebagai ayunan. Mem be rikan semua kebaikan dan apabila kita sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa.

Itulah Wanita Mahluk Tuhan yang disebut Wanita, Yang Pemberani, yang Tangguh dan Berhati Mulia, demikian sekelumit tentang wanita, semoga bermanfaat dan membangkitkan kembali rasa cinta dan kasih saying kita terhadap orang tua yang telah mengorbankan jiwa dan raganya buat kita untuk bisa berdiri dan berjalan di dunia yang maha luas ini.

Salam Hormat Ananda Buat Ibu Tercinta. I lOve You Ibu, Prasetyo Budi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update