WAJIB TAU BAHAYA ROTI YANG JARANG DIKETAHUI

Q Beritakan - Sahabat Semua dimanapun berada, semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat dan tak kurang suatu apapun, Kali ini Admin akan berbagi sedikit informasi yang wajib kita ketahui dalam makanan yang sering kita makan ataau konsumsi dalam kehidupan sehari-hari, tapi kali ini yang akan saya bagikan Tentang Roti.

Roti yang biasa kita konsumsi dipagi hari ketika kita akan berangkat kekantor atau bekerja, karena dinilai ini lebih praktis dan mudah dalam penyajianya, Nah dibalik keudahanya tahkah anda jika tidak berhati-hatilah memilih dan mengonsumsi roti, banyak risikonya bagi kesehatan jika tidak tahu komposisinya. Apa saja itu? berikut ini, seperti yang dilansir situs konsultasi kesehatan, dokter.id, beberapa waktu lalu:
Pengembang Adonan
Zat kimia ini berfungsi untuk membuat proses pembuatan roti menjadi lebih cepat dengan harga produksi yang lebih rendah. Tentu saja hal ini akan membuat para pabrik pembuat roti dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Berbagai pengembang adonan ini dapat mengandung azodicarbonamide (zat kimia yang dilarang di seluruh dunia), DATEM, monogliserida, digliserida, atau natrium stearoil laktilat yang telah terbukti dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan.
Pengawet Makanan
Roti seharusnya merupakan makanan segar yang harus dikonsumsi dalam waktu beberapa hari setelah diproduksi. Akan tetapi, penggunaan pengawet makanan dapat membuat roti tahan lebih lama.
Pengawet makanan seperti kalsium propionat telah banyak dihubungkan dengan terjadinya ADHD atau perilaku hiperaktif pada anak. Oleh karena itu, pastikan Anda memeriksa komposisi roti yang Anda beli.

GMOs
Sebagian besar roti yang dijual di pasaran mengandung satu atau lebih bahan yang telah dimodifikasi secara genetik seperti lesitin, minyak kedelai, minyak jagung, tepung jagung, atau tepung kedelai.
Hingga saat ini para ahli masih belum melakukan penelitian mengenai apa efek GMOs bila dikonsumsi dalam jangka panjang oleh manusia, akan tetapi para ahli mengatakan bahwa pestisida yang disemprotkan pada berbagai produk tersebut pasti beracun.
Beberapa GMOs bahkan memang dikembangkan dengan cara memasukkan pestisida beracun di dalam benihnya sehingga serangga yang berusaha mengkonsumsinya akan langsung mati (perut serangga tersebut pecah).
Gula Tambahan
Karena sebagian besar pabrik pembuat roti menambahkan sirup jagung yang mengandung banyak fruktosa, gula buatan, atau beberapa pemanis buatan seperti sukralosa di dalam roti buatannya, maka Anda pun perlu lebih hati-hati dalam memilih jenis roti yang akan Anda konsumsi.
Pewarna dan Perasa Buatan
Kedua zat ini dibuat dari minyak tanah dan telah terbukti berhubungan dengan terjadinya beberapa gangguan kesehatan berat seperti perilaku hiperaktif pada anak, alergi, dan asma.
Oleh karena itu, pastikan Anda memeriksa komposisi roti Anda sebelum mulai mengkonsumsinya. (dokter.id)

Demikian sahabat Q beritakan semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan lebih berhati-hati dalam memilih Roti untuk dikonsumsi.

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Prasetyo Budi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment