Peran Kita

Malam ini aku flash back kembali tentang diri ku, ,dari aku lahir sampai dewasa. aku sering bertanya pada diri sindiri kenapa saya dilahirkan ke dunia ini??? Kenapa bukan orang lain di luar sana, yang hidup sekedar sebagai hantu dunia, tanpa jiwa, tanpa harapan, hanya nyawa yang membusuk dalam raganya. Kenapa nasib seringkali mempermainkan manusia? Dalam perjuanganya aku seringkali bertanya-tanya, apa alasan saya terlahir ke dunia, jika aku tidak dapat berguna bagi orang lain. saya merasa hidup saya hanya menyusahkan, dan seringkali aku berniat untuk mengakhiri hidup ini. Apa sih sebenarnya alasan kita terlahir ke dunia ini? 

Bagiku sendiri jawaban dari pertanyaan ini adalah sebuah intisari dari pilihan hidup kita. kadang aku merasa jenuh dengan hidup yang aku jalani saat ini, banyak sekali lika liku kehidupan ada senang, susah, canda, tawa, ceria dan senyum itulah realita kehidupan. 

Kitalah yang memilih alasan kita terlahir di dunia ini. kita bisa memilih menjadi sampah dunia. Melakukan hal – hal yang tidak berguna. Merusak diri sendiri dan orang lain, serta menyebarkan kesedihan bagi dunia. Atau sebaliknya kita ingin menjadi sesuatu yang berguna bagi dunia. Mungkin dengan cara yang sederhana seperti menyayangi keluarga kita. Sebuah cara yang mudah namun seringkali kita lupa untuk melakukanya.Ya..ALLAH, mengapa aku harus dilahirkan di dunia ini ? tapi mengapa Engkau berikan padaku kehidupan yang keras sehingga aku merasa terhimpit dan tertindih sesak nafasku, sedih hatiku, berat langkahku untuk mengarungi kehidupan yang kejam ini,sudah banyak dosa-dosa yang ada didalam diriku ini dosa kecil maupun besar. SIAPA AKU SEBENARNYA...?????

Mungkin inilah jawaban dari pertanyaan diatas yang selalu menggelanyuti setiap sudut hatiku..
Pada mulanya kita adalah tiada, bodoh, dan hanya mampu menangis melihat dunia.
 

Lalu perlahan kita mulai memiki peran, memiliki kemampuan, menghasilkan harta, dan terkadang menjadi panutan serta berlindung buat beberapa orang.
 

Hingga pada akhirnya kita pasti akan tiba pada situasi kembali tidak mampu, tidak mampu utk bisa membuat jantung ini tetap berdetak hingga seketika berhenti berjalan didunia yg maha luas ini.
 

Pada akhirnya segala sesuatu yg kita miliki akan berakhir dan berhenti begitu saja.
 

Kecuali rasa dan keinginan baik, itu akan selalu hidup dan selalu berkembang setidaknya menjadi cerita buat yg ditinggalkan.
Cerita yg mungkin akan indah didengar dan berguna atau sebaliknya, penuh rasa sakit yg mendalam.
 

Namun walaupun penuh rasa sakit setidaknya bisa dijadikan sebagai pedoman dan pengalaman yang sungguh sangat berharga........

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Prasetyo Budi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment