Jatuh Bangun, Jatuh Bangun Lagi, Jatuh lagi bangun Lagi

Q Beritakan - Bagaimana dengan judul artikel ini.?!. kayak lingkarn setan ya ha ha ha. pernah merasakan jatuh kan?!. so pasti semua orang pernah merasakan jatuh bangun, misalkan berjalan kesandung dan terajatuh, lalu bangun lagi,. tapi kali ini bukan jatuh seperti itu yang akan kita bahas. yang akan saya bahas adalah jatuh bangun dalam menjalani kehidupan atau lebih keperjalan hidup.

Seabagai manusia tentunya ada banyak hal yang kita alami dalam menjalankan kehidupan ini dengan segala permasalahan yang datang setiap saat dan kapan saja. tentunya untuk menghadapi semua itu, tentu kita harus bersabar dan terus berusaha untuk bisa memecahkan permasalahan tersebut. Tapi bagaimana kala masalah datang beruntun dan bertubi-tubi tanpa ada titik atau spasi skalipun yang memberi kita ruang untuk bernapas sejenak.

Mana kala kita terjatuh, tentunya kita harus bangkit kembali, lalu bagaimana jika terjatuh kembali,? yah harus bangkit kembali, lalu setelah itu terjatuh kembali.. apakah harus bangkit kembali. lalu sampai kapan kita sebagai manusia harus terus bersabar, terus berusaha, terus bersemangat mana kala berbagai rintangan pun tak henti-hentinya menghadang dan terus menjatuhkan jalan kita.

Yah... jawabanya harus tetap bersemangat dan bangkit kembali, Dengan berbagai filosofi yang ada kita pun terus berusaha untuk tetap bertahan meski kita sedang berada pada posisi dimana kita tidak tau harus melangkah kemana, jalan mana yang harus dipilih. Hingga akhirnya rasa putus asa itu pun datang menghampiri kita lagi, lagi, dan lagi,

Rasanya ingin berhenti untuk berjuang, rasanya tak mampu lagi untuk menjalani semua, rasanya ingin sekali pergi jauh dari tempat dimana kita berpijak sekarang.Tapi kita mesti sadar bahwa itu semua tidak akan merubah apapun, malahan kita akan terpuruk dan tenggelam lebih jauh lagi hingga bahkan untuk maju selangkah pun kita mungkin tak sanggup lagi.

tahukan satu hal yang tak pernah kita sadari, yang akan selalu merongrong semangat jiwa juang kita, keluhan-keluhan kita. menyesali diri, kadang mengumpat dalam hati, kenapa jalan yang diberikan Tuhan terhadap kita tak semulus dan semudah yang orang lalui, itulah yang terjadi, dan akan membuat kita lemah, Buang itu jauh-jauh, lebih baik kita intropeksi diri, kenapa kita selalu terjatuh, dan ingat dimana kita jatuh, dengan itu kita akan tau dimana letak kelemahan dan kekurangan kita, Karena Tuhan tau apa yang kita butuhkan, karena Tuhan menghendaki kita terus belajar untuk menjadi orang yang besar dan kuat suatu saat nanti.

Ingat satu hal lagi, bahwa Tuhan sayang terhadap kita, bahwa sanya kesehatan selalu diberikan terhadap kita, Coba pergilah kerumah sakit dan lihat bagaimana banyak orang berada disana dengan berbagai penyakit, dan tidak bisa melakukan apapun, untuk sekedar bernafas saja mereka harus dibantu dengan tabung oksigen, lalu lihat diri kita, bukankah kita masih bisa menghirup oksigen dengan semau kita, tanpa harus mengantri tanpa harus menggunkan tabung.! Ingat itu adalah hal paling istimewa buat kita, untuk kita bisa bangkit dan berlari secepat mungkin.

Nah Judul postingan diatas sudah bisa bukan kita jawab, sesering apapun kita terjatuh, berarti Tuhan Selaliu menginagtkan kita untuk tidak lupa bagaimana rasanya terjatuh, bagaimana rasanya sakit, dan untuk selanjutnya kita akan lebih berhati-hati dan selalu mawas diri dan selalu mendekatkan diri kita kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga bermanfaat salam Q beritakan sehat dan selalu dalam lindungan Allah aamiin.

By_Songgo langit.


Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Prasetyo Budi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment