Aku Melihatmu

Aku melihatmu
Dengan hati dengan mata hati
Yang bercerita kala jengah akan nasib
Kala hidup yang terus saja menjadi rumit

Aku melihatmu
Seperti ketika kita hanya mampu menahan gejolak
Pada saat kita menjadi tak berdaya
Tersungkur menangisi hastrat yang tercampakkan

Aku melihatmu
Dan kita adalah hidup yang selalu berusaha menjadi tawa
Yang terpingkal pada sudut-sudut waktu
Pada saat-saat yang kita paksakan

Aku melihatmu
Yang menjadi cerita tentang kita
Menjadi waktu yang terus berjalan
Dan kita tak sempat berfikir, entah sampai kapan..

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Prasetyo Budi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment