LAMANG DAN KEBERSAMAAN


Q Beritakan.Takbir telah berkumandang, Memecah keheningan senja , Mengantarkan rasa syukur kepada-Nya, Esok kita akan menyambut hari kemenangan, hari yang Fitri, Taqabalallahu minna wa minkum, Mohon maaf lahir dan batin. Q Beritakan.  


Sudah pernah merasakan betapa nikmatnya Lamang, hem.... Klu diceritkan takutnya sahabat Q beritakan pafa ngiler deh, dan parahnya lagi hem... Tar pafa mibta dikirimin deh.. Xi xi xi lebay.......


Untuk malamang, tidak bisa dilakukan seorang diri. Malamang membutuhkan beberapa orang untuk membuatnya. Misalnya saja, untuk malamang diperlukan orang untuk mencari bambu sebagai tempat adonan, mencari kayu bakar guna memanggang lamang, mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat lamang seperti beras ketan, santan, dan juga daun pisang, serta orang yang mempersiapkan adonan dan memasukkan adonan lamang kedalam bambu.

Untuk satu orang saja, tentu malamang merupakan pekerjaan yang sangat berat bahkan tidak mungkin. Oleh karena itu dalam malamang, dibutuhkan beberapa orang yang mampu saling bekerja sama dari awal hingga akhir pembuatan lamang. Dengan adanya saling kerjasama diantara sekelompok orang dalam malamang, maka malamang akan terasa mudah dan menyenangkan.

Disinilah letak kelebihan dalam tradisi malamang. Malamang dapat memupuk rasa kerjasama dan kebersamaan sesama anggota masyarakat di Minangkabau.
Hingga saat ini tradisi malamang “Indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan”. Malamang masih terus dipertahankan, dan harus tetap dipertahankan sampai kapanpun, meski zaman semakin maju dan berkembang.
Tradisi malamang tetap perlu dipertahankan dan dilestarikan sebagai bagian dari budaya Minangkabau. Malamang merupakan tradisi khas Minangkabau sebagai makanan yang kaya akan gizi dan sarat dengan nilai moral. Apabila dimasa depan tradisi malamang ini tidak dilestarikan dan dipertahankan, bukan tidak mungkin tradisi ini tinggal nama dan sejarah saja.

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Prasetyo Budi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 komentar:

  1. wah ini makanan lemang klo lebaran emng gak boleh dilewatkan..enyaaknya :D

    ReplyDelete