GOWES DALIL - BAKAM - PUDING BERSAMA ISSI BATENG


Qberitakan. Hari ini ada giat gowes bersama ISSI Bangka Tengah dengan trek Dalil - Bakam - Puding Besar. Dengan titik kumpul di Bakam, sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Bangka Induk; kurang lebih 88km dari Koba, Bangka Tengah melalui jalan ke arah ke Bangka Barat. Karena ada acara Subuh berjamaah di Masjid Darussalam Bakam kami dari Koba berangkat jam 03:00. Sepeda sudah diloading dari kemarin. Wadow...masih kriyip-kriyiip nih mata. Jam 02:30 hp sudah cetang-ceting tanda  pesan masuk di grup whatsapp untuk koordinasi keberangkatan. Khawatir terlambat tiba di tikum. Syukurlah semua anggota tepat waktu. Sampai di Masjid Besar Daarussalam Bakam jam 04:15. Adzan Subuh masih belum dikumandangkan saat kami tiba. Masih ada waktu untuk istirahat sebentar sambil menunggu kawan-kawan yang lain tiba. Ada beberapa orang pesepeda dari Pangkalpinang yang juga ikut gowes bersama ini.
Setelah selesai sholat Subuh kami berkumpul di teras masjid sambil beramah-tamah dengan penduduk setempat. Lalu kami dan mobil loadingan sepeda menuju tempat start di Desa Dalil.  
Desa Dalil merupakan salah satu Desa yang  hutan yang sangat luas. Luas hutan asri yang dimiliki desa ini yaitu 55,7 Ha. Hutan ini termasuk hutan Rimba, dimana masyarakat Dalil menyebutnya Hutan Rimbe' Mambang. Hutan yang dimiliki desa ini mengandung banyak keragaman baik dari flora dan fauna. Flora yang terdapat di hutan ini beberapa sudah ter identifikasi, di antaranya tumbuhan Mempisang, Medang, Petaling, Beringin, Para api, Mengatel, dll. Tumbuhan yang berhasil di identifikasi ini merupakan tumbuhan yang ber pohon. Keragaman jenis tumbuhan yang terdapat di Hutan ini masih banyak dengan beragam morfologi yang cantik dan menarik. Selain wisata di Hutan Rimbe' Mambang ini, desa Dalil masih memiliki wisata yang menarik pula, yakni air terjun Bukit Maras. Air terjun Bukit Maras ini telah sering di kunjungi banyak wisatawan. Sehingga mengangkat pemikiran masyarakat Dalil untuk menjadikan hutan yang masih terjaga itu sebagai hutan Raya di Bangka. Akhir-akhir ini Deswita (Desa edukasi wisata) Dalil semakin populer makanya jadi semangat ingin ikut ke Dalil.

Jam 06:20 kami mulai start gowes on-road menuju Puding melalui Bakam. trek kali ini full on-road. Karena hari mulai terang jadi lalu lintas mulai ramai karena jalan raya ini adalah ruas jalan yang menghubungkan Pangkalpinang dengan kota pelabuhan Mentok. Kami bersepeda berbaris dua agar tidak terlalu memakan badan jalan. Aspalnya cukup bagus walau ada beberapa titik yang bolong-bolong namun tidak terlalu parah hingga masih cukup nyaman untuk bersepeda. Kontur jalan yang naik turun malah bikin seru perjalanan. Ada beberapa tanjakan namun tidak terlalu curam. Dengan kecepatan sedang bersepeda jadi lebih riang karena bisa sambil ngobrol.

Sampai di  Puding jam 07.15 kami istirahat di rumah seorang penduduk. Salah seorang dari kami Mr.2017 ER dengan santainya duduk di teras rumah sambil mengobrol dengan pemilik rumah lalu spontan memanggil seorang tukang kue yang lewat dan memborong seluruh dagangannya. Wah, itu ibu tukang kue mimpi apa semalam. Dagangannya langsung diborong dan uang 100 ribuan yang diterimanya pun tak perlu dikembalikan sisanya. Rejeki nomplok ya bu..hehe. Apalagi kalau dia tahu siapa yang beli itu..wah pasti dirumah langsung cerita dengan semangat sama anak-anak dan suami. Mr.2017 ER mah emang gitu orangnya. Selain terkenal tepat waktu juga ramah dan akrab pada siapa saja.
Setelah selesai makan-minum ngopi dan ngobrol mobil untuk loading sepeda pun disiapkan. Loh? Sudah selesai gowesnya?  Waaah...ternyata gowesnya memang sudah selesai. Tadinya sih berharap masih akan lanjut off road ke air terjun atau Rimbe Mambang gitu. Kabarnya treknya ajib buat sepedaan. Tapi karena waktunya tidak memungkinkan karena mau jumatan jadi trip ke air terjun akan dilakukan di lain kesempatan. Agak sedikit kecewa sih tapi terobati dengan kegembiraan yang tercipta pagi ini. Ini memang gowes silaturahmi yang menyenangkan.

Akhirnya setelah selesai foto session kami yang dari Koba kembali ke laptop eh kembali pulang ke rumah. Kawan-kawan yang dari Pangkalpinang berniat melanjutkan perjalanan ke air terjun Dalil. Tapi setelah pikir-pikir waktu yang sempit mendekati waktu jumatan akhirnya batal juga dan balik kanan ke Pangkalpinang. Sementara Mr.2017 ER bersama rombongan melanjutkan agenda mereka ke Nibung.
Perjalanan menuju Koba agak lebih lambat dibanding berangkat tadi karena lalu lintas mulai ramai. Duh mata mulai terasa berat. Maklum gara-gara takut kesiangan jadi tiduk kurang nyenyak malah hampir bisa dibilang kurang tidur. Alhasil setelah lepas dari desa Cambai mulai deh memanjakan mata dengan tidur ayam. Tiba di Koba jam 09:30. Wih, masih pagi yah..hehe.
Gowes Dalil - Bakam - Puding Besar done! Selanjutnya susun rencana lagi untuk gowes reguler diseputaran Bangka Tengah. Dan spesial trip ke Deswita Dalil. Selamat hari Jumat dan sampai jumpa di reguler bike berikutnya. Salam gowes, kring-kriiiing...!

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Admin bos

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

24 komentar:

  1. Widih seru banget tuh kang, saya juga seorang goweser kang, jadi pengen gabung ke sana kang acaranya seru ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kang sesekali kesini gowes bareng.. sambil menikmati keindahan Pulau negeri laskar pelangi kang.

      Delete
    2. saya ndak mau banyak komentar, hanya mau tanya, mempisang, medang dan petaling, asli bagi orang jawa timur selatan, kayaknya aneh tuh. itu tumbuhan apa? oya, satu lagi, kayaknya ini admin blog sebelah hihihi

      Delete
    3. hahaha tau aja akang nih xixiixixix jadi malu.

      Delete
  2. Wah... ane boleh ikutan gowes gak nih gan... naik sepedanya pake sabuk pengaman gak???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Kang Septian, tapi bawa sabuk sendiri ya kang... Wk wk wk

      Delete
  3. wih serunya. salah satu m,ement kebersamaan nih mang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya nih seru banget kang. hahaha ayo ikut...

      Delete
  4. Replies
    1. yuups biar sehat mantap kang. trimakasih sudah singgah...

      Delete
  5. aiiiih dahsyat mas :)
    saya udah lama ga keliling naik sepeda
    biasanya dulu rutin pas mau ke kantor hi hi hi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas apalagi kekantor, asal gak jauh bgt, selain irit sehat lagi.. Hahaha

      Delete
  6. lain kali jgn hari jumat dong... biar g mepet waktunya.hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mbak yu... Pemiliham waktunya kurang tepat sih.. Jadi mepet mbqk yu...

      Delete
  7. Ehmmm kang bos yang pakai baju warna apa kang.?

    ReplyDelete
  8. hahaha cari aja yang paling ganteng Kang... berarti itu lah saya.. xixiixi.. inilah susahnya nya kang. jadi tukang poto, jadi giliran saya gak ada yang moto. cit cit cit

    ReplyDelete
  9. Replies
    1. yuk gowes bareng Blogger seindonesia, seru banget tuh..

      Delete
  10. loch.....awalnya nggak nyangka kalau mang admin bisa nyupir sepeda,eladalah...ternyata malah ikutan gowes bareng ISSI, kapan belajar naek sepedanya, coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah jadi malu Saya kang,,, kan sampai sekarang blum bisa Naik sepeda, Saya di bonceng kang. wkwkwkkwk makanya potonya saya gak ada.

      Delete
    2. Ahi hi hi sungguh tragis kang nasibmu tapi gak usah kuatir kang itu hanya sementara kok, ahi hi hi jadi gak bisa berhenti ketawa nih sambil nelan gelas yang ada didepan komputer saya.

      Delete
    3. Hua wa wa wa sambil melongo mau nelan Asbak aku jadinya denger ketawa akang yang sungguh sangat embuat hati ku terluka. cit cit cit cit.

      Delete
    4. Hati hati kang nanti skarnta ketelan lo nanti ngobatinnya pakai apa hayoh kan susah juga kalau asbak campur skar ketelan itu kan bahaya.

      Hmm kalau boleh saya kasih saran sih mendingan kang bos telan layar monitornya saja iya kan, kalau sudah ditelan kan gak bakalan digaruk garuk lagi layar monitornya kan kasihan kalau di garuk garuk mulu.

      Delete
    5. Ide bagus tuh kang wk wk wk wk... tapi monitor kan Nurul Ya cit cit cit

      Delete