Film Indonesia yang Go Internasional

Qberitakan.com. Dunia Hiburan diindonesia terutama dibidang Perfilman ahir-ahir ini mulai bangkit dan mampu bersaing dikancah pasar perfilman dunia. Yang diawali dengan Lahirnya Film percintaan romantic Ada Apa dengan Cinta ( AADC ) karya dari Rudi Soedjarwo yang dirilis pertama kali pada tanggal 7 Februari 2002 dan dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo.

Selanjutnya Adalah Ayat-Ayat Cinta . Film yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy yang disutradarai Oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria ini mampu menghipnotis para pencinta film romantic percintaan yang serentak ditayangkan di sejumlah negara Asia Tenggara.

Film yang dibintangi oleh Iko Uwais, Joe Taslim dan kawan-kawan dalam film The Raid? film besutan sutradara kondang Gareth Evans ini serentak tayang di bioskop Indonesia dan Amerika Serikat. Dan menjadi film paling sadis di Box Ofice Amerika.dan masuk urutan 11 sebagai film yang paling banyak ditonton di bioskop AS.

Film yang disutradarai oleh Riri Riza dari Bumi lascar Pelangi Diangkat dari novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, film yang bercerita tentang kisah nyata sekelompok anak yang tidak takut untuk bermimpi dan terus berjuang menuntut ilmu walaupun di dera kemiskinan dan keterbatasan fasilitas belajar di Pulau Belitung. Laskar Pelangi sukses di Indonesia dan negara-negara lain di Hongkong, Italia, Amerika Serikat, Australia, Portugal Spanyol, Singapura, Jerman.

Film Garapan Nan Achnas ini juga berhasil meraih banyak perhargaan perfilman kelas dunia, Kolaborasi antara Dian Sastro Wardoyo dan artis senior Christine Hakim ditambah dengan cerita yang begitu tajam dan pesona keindahan alam Gunung Bromo yang begitu ditonjolkan membuat film Pasir Berbisik berhasil menjadi salah satu film Indonesia yang mampu mendapat perhatian dunia perfilman internasional.

Film yang diangkat dari kisah Mantan Presiden Republik Indonesia Bpk.Habibie bersama istrinya, Habibie & Ainun yang oleh Reza Rahardian, Bunga Citra Lestari dan Tio Pakusadewo.ini berhasil menyentuh hati para pencinta film di Indonesia, tapi juga berhasil menyabet penghargaan pada ASEAN International FIlm Festival Award (AFIFA)

Film yang disutradarai oleh Joko Anwar dan dibintangi oleh Rio Dewanto dan Hannah Al Rasyid. Mengusung genre thrillerdan berhasil mendapat tempat di hati para pecinta film Indonesia, Film ini juga mendapat sambutan positif dari pecinta perfilman dunia setelah diputar di festival film terbesar kedua di Amerika Serikat. Film berbahasa Inggris yang dibintangi Rio Dewanto dan memang ditargetkan untuk pasar luar negeri ini juga sempat menyabet penghargaan pada ajang Bucheon Award di Korea Selatan.

Demikian lah beberapa film Indonesia yang berhasil go internasional, barangkali masih banyak film Indonesia yang lain yang belum Qberitakan.com tau, buat para sahabat yang tau silahkan tambahkan sendiri ya di kolom komentar. Ok sampai disini salam sukses dan jayalah Film Indonesia.




Sumber Gambar wikipedia

Terimakasih atas kunjungan Anda di Q-BERITAKAN. "Bagi yang Berminat menulis di Q-BERITAKAN?. Punya Pengalaman Unik dan Menarik, atau ingin Berbagi Cerita, Berita, Informasi, Senibudaya dan informasi lainya. Silahkan Kirim tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau Melalui Contact Us di bagian atas.
Share on Google Plus

About Admin bos

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

8 komentar:

  1. Waw hebat, film habibie & ainun ini memak layak untuk go internasional soalnya di dalam film ini banyak pelajaran yang berharga yang bisa di petik oleh kita semua :)

    ReplyDelete
  2. Benar sekali kang Kang man, banyak hal bisa kita ambil dari Film ini. Trimakasih telah berkunjung.!

    ReplyDelete
  3. dulu pas perdana nya tayang di bioskop saya bela2in nonton di bogor...sudah lama banget...setiap denger lagunya bcl menyentuh dan mengingatkan lg ke mantan...dah lama gak inget eh pas lihat judul artikel ini jdi inget lagi, jadi galau lagi saya... :D

    ReplyDelete
  4. Sama mas, waktu itu saya juga brla-belain jual kambing ortu buat nonton di tajung karang, abisnya jauh kan dari kampung saya. Saya juga jadi galau mas.. Nyesal jual kambing ortu gak izin pula. He he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha waduh....ada lebihnya tuh kalau hnya buat nnton..pasti nontonnya sama someone hehe

      Delete
    2. haha pasti kang, tapi tinggal kenangan aja sekarang, yang sampai dijualin kambing udah milik orang kang. hahaha

      Delete
  5. Wih... Kalau film Bpk habibe nggak perlu ditanyakan lagi soal terkenalnya, mungkin hanya negara plosok yang nggak tau film ini.

    Indonesia gitu lohh..

    ReplyDelete
  6. Benar sekali kang dari cuma pelosok yang blum ada listrik yang gak tau film ini kang.

    ReplyDelete